Peran strategis Caleg setelah masuk ke parlemen sungguh luar biasa. Mereka adalah pembuat berbagai aturan (UU), sekaligus memiliki hak budget untuk mengesahkan APBD/APBN, dan juga mengontrol segala kebijakan pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Kewenangan yang begitu besar tersebut, jika tidak diemban dengan penuh amanah, maka bisa jadi simalakama dan akhirnya justru menjadi jeratan baru buat mereka karena kemudian fatsoen politik menjadi hilang. Mereka akan tercerabut dengan akarnya.
Kini, dunia makin mengecil. internet dengan media sosialnya sepertinya menjadi salah satu alat kontrol terhadap perilaku wakil rakyat tersebut. Tentu saja media-media maintream seperti halnya media online memberikan peran yang jauh lebih baik dalam kontrol sosial ini. Para wakil rakyat ini akan selalu diawasi oleh konstituen selama 24 jam dalam 7 hari lewat media-media tersebut. Oleh karena itu, wajar jika dalam berbagai kesempatan, mereka diingatkan agar selalu berpihak kepada kepentingan rakyat dan kepentingan bangsa.
Rakyat benar-benar berharap Pemilu 2024 nanti akan terpilih para wakil rakyat yang kompeten baik secara skill politik maupun juga bagus secara etik dan etos kerja. Tidak ada lagi wakil rakyat yang bolos, tidak ada lagi wakil rakyat yang tidur saat rapat, dan tidak ada lagi wakil rakyat yang justru memanfaatkan posisinya untuk memperkaya diri sendiri atau koleganya. Jika wakil rakyat baik, maka sudah pasti harapan agar di negara ini dipenuhi pemimpin-pemimpin yang baik akan makin terbuka lebar. Marwah kenegaraan dan kebangsaan harus menjadi tujuan. Rakyat negeri ini makin rindu pemimpin-pemimpin bangsa yang memang tulen memikirkan nasib rakyatnya. Rakyat negeri ini juga makin rindu agar bangsa Indonesia tercinta ini disegani negara lain karena rakyatnya sejahtera.
Kini, rakyat makin cerdas dan makin melek politik. Mereka juga akan melihat mana wakil rakyat yang hanya berkutat pada retorika dan mana wakil rakyat yang memang bekerja sesuai realita. Bisa jadi sangsi sosial akan langsung diberikan saat mereka melupakan janjinya. Next Pemilu tidak akan dipilih. Akhirnya, selamat bersiap menuju kontestasi 2024, kami menggantang asa agar bangsa ini makin sejahtera dan makin beradab lewat wakil rakyat tercinta.
(Zuhirna Wulan Dilla)