Akibat kecelakaan tersebut ES mengalami patah pergelangan tangan kanan dan juga cidera di kepala. Korban sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun meskipun dokter sudah berusaha merawatnya, nyawanya tidak tertolong.
Kompol Surahman mengakui jika TKP kejadian tersebut merupakan area rawan terjadi kecelakaan. selain Jalan Nasional yang lurus dan lebar, kondisi aspalnya juga halus dan selalu ramai di jam-jam tertentu.
"Sebetulnya kami di sana kan juga sudah dipasang water barrier (pembatas jalan)," jelasnya.
(Nanda Aria)