Fernando yang kini memahami bahayanya golput melalui edukasi dalam turnamen Mobile Legends dari Pemuda Perindo Kota Depok, mengaku senang karena bisa memahami tujuan dari perjuangan politik setiap partai.
"Semoga Perindo dan partai lainnya dapat terus menjadi wadah kreatif terutama mengasah bakat agar masa depan bangsa ini semakin cerah. Saya sangat mendukung Perindo untuk terus mengadakan kegiatan seperti ini," tegas Fernando.
Sebelumnya, Ketua DPD Pemuda Perindo Kota Depok, Mohammad Alfan menyampaikan kegiatan turnamen Mobile Legends ini dihelat guna menyasar pemilih pemula, yakni generasi Z dan Millenial, yang gemar menggeluti dunia olahraga elektronik kompetitif, agar mendapatkan kegiatan yang positif.
"Kegiatan ini kita bentuk sebagai wadah pemuda untuk ikut melatih sportivitas, sebagaimana anak muda ini dapat menerima kemenangan atau kekalahan. Kita ingin mendukung semangat sportivitas tersebut melalui kompetisi ini," ujar Alfan saat ditemui di lokasi.
Caleg Perindo Provinsi Jawa Barat, dapil VIII, Reno Martin menyampaikan terobosan program Pemuda Perindo Kota Depok yang melaksanakan pendidikan politik kepada anak muda disana. Program yang dibalut dalam bentuk kompetisi e-sports mobile legends Bang Bang tersebut, ia menilai memiliki kesamaan dalam dunia politik.
Reno yang juga merupakan anggota Pemuda Perindo, menjelaskan kompetisi yang digeluti oleh generasi X dan Z tersebut, diselipi pendidikan politik khususnya pada tolak golput dalam pemilu 2024 mendatang.
"Tujuan kegiatan ini, saya lihat sebagai bentuk perkenalan politik agar tidak lagi menjadi objek yang diacuhkan oleh anak muda. Saya disini termasuk memperkenalkan politik itu harus tetap diaspirasikan," ujarnya.
(Awaludin)