Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Toko Sembako di Kemayoran, Puslabfor Polri Dikerahkan

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Selasa 03 Oktober 2023 07:49 WIB
Illustrasi (foto: dok freepik)
Share :

JAKARTA - Polsek Kemayoran berencana akan menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, untuk memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di Toko Agen Sembako di Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin 2 Oktober 2023.

Wakapolsek Kemayoran, AKP Suparno menyebut sejauh ini akibat kebakaran diduga akibat terjadinya korsleting listrik.

"Kebakaran diduga sementara diakibatkan oleh korsleting listrik. Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut," kata Suparno saat dikonfirmasi, Selasa (3/10/2023).

Guna memastikan penyebab kebakaran yang menewaskan dua orang itu, Suparno mengatakan pihaknya tetap akan mengundang tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).

"Tim Puslabfor akan kami undang untuk penyelidikan lebih lanjut. Tim identifikasi Polres sudah datang," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Asril Rizal menyebutkan kebakaran yang menyebabkan dua orang tewas itu diduga akibat korsleting listrik.

“(Penyebab) konsleting listrik dilantai dasar,” kata Asril Rizal kepada wartawan, Senin (2/10/2023).

Asril menjelaskan, mulanya warga sempat melihat dan memberitahukan kepada pemilik rumah bahwa adanya percikan api.

“Warga memberitahukan kepada pemilik rumah bahwa telah terjadi penyalaan api di lantai dasar warung. Ketika pemilik merespons ternyata posisi api sudah membesar dan merambat ke seluruh isi di lantai dasar dan lantai 2,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan akibat kebakaran tersebut kerugian yang ditaksir mencapai Rp576 juta.

“Taksiran kerugian mencapai Rp576 juta. Korban meninggal berinisial TAT (71) ditemukan di tangga arah lantai ke 2, kemudian D (38) ditemukan di kamar mandi di lantai 2,” jelasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya