2. Adanya Pesaing Rempah Nusantara
VOC melihat banyak sumber daya alam Indonesia yaitu rempah-rempah. Namun, sejak abad ke-18, pesaing hadir dan menyebabkan Nusantara tidak lagi menjadi satu-satunya negara pemasok rempah. Hal tersebut memberikan dampak pada keuntungan perusahaan.
3. Persaingan Kongsi Dagang
Persaingan yang terjadi antara organisasi pedagang lain membuat posisi VOC terancam dan bangkrut. Pesaing kongsi dagang tersebut berasal dari Inggris yaitu East India Company (EIC) dan Compagnie des Indes (CDI) yang berasal dari Perancis.
4. Besarnya Biaya Perang
Selama melakukan upaya monopoli di tiap wilayah yang dikuasainya, VOC melakukan upaya intervensi politik. Hal ini menimbulkan pecahnya perlawanan dan perang antara kerajaan yang menolak untuk patuh kepada VOC.
5. Utang
Biaya perang yang membengkak serta anggaran bagi pegawai, menyebabkan VOC kesulitan untuk membayar upah mereka.
(Susi Susanti)