"D bersama KIA dan MIK menghampiri ARN dan mempertanyakan soal permasalahannya. Namun ARN diam dan D memprovokatori dengan bahasa 'sudah tampol saja' karena hal tersebut MIK terpancing dan langsung menyerang ARN dengan manarik rambutnya sehingga terjatuh dengan posisi dibawah korban dipukuli berulang kali ke arah wajah namun korban berhasil berdiri yang kemudian kabur menyelamatkan diri," tambahnya.
Hadi menyebut kasus bullying viral usai direkam dan diunggah ke status Whatsapp milik N, I, B, dan F.
"Kejadian tersebut direkam oleh N, I, B, F sehingga terekspose di status Whatsapp sehingga menjadi viral," ujarnya.
Hadi menjelaskan barang bukti yang diamankan diantaranya tiga video rekaman dan hasil visum et repertum.
"Barang bukti tiga video rekaman peristiwa penganiayaan yang dilakukan MIK terhadap ARN. Hasil Visum dari rumah sakit RS Bhayangkara Brimob," ungkapnya.
(Angkasa Yudhistira)