10 Fakta Mahasiswa IPB Tewas saat Penelitian di Pulau Sempu, Nomor 2 Menyedihkan

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 30 Desember 2023 03:00 WIB
Evakuasi jasad mahasiswa IPB di Pulau Sempu (Foto: Ist/Avirista M)
Share :

6. Minta didoakan dan sosok religius

Isnaryo, ayah korban mengungkapkan, bahwa anaknya terakhir kali berkomunikasi pada 25 Desember 2023 lalu. Saat itu Galang berkomunikasi dengan ibunya, yang memang intens memantau perkembangan Galang.

"Ya (komunikasinya) minta didoakan, pesannya sudah sampai, semua sehat-sehat, saya nggak tahunya dia jadi ketua kelompok itu," ucap Isnaryo, saat ditemui di RS Saiful Anwar, Malang.

Semasa hidupnya, Galang juga disebut Isnaryo sebagai anak yang rajin beribadah dan terkenal pintar. Sosoknya juga terkenal memiliki kedekatan dengan ibunya. Bahkan ketika datang pertama kali di Pulau Sempu, Malang, ibunya-lah yang dikabari pertama.

"Komunikasi itu tanggal 19 (Desember) sama ibu, komunikasi pertama itu sudah datang di Malang itu. Dia bersama teman-temannya satu kampus. Jadi sudah ada izin dari kampus," ujarnya.

5. Cuaca dan ketiadaan jaringan jadi kendala pencarian

Pencarian Galang melibatkan tim dari Basarnas Trenggalek dan tim gabungan dari kepolisian, TNI, PMI, Polairud, BPBD, dan beberapa relawan SAR yang ada di wilayah Malang selatan.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan kapal boat yang menyisir titik terluar Pulau Sempu. Petugas sempat menemui kendala karena hampir di seluruh kawasan Pulau Sempu tidak ada sinyal komunikasi yang dapat diakses.

“Kendala pencarian faktor cuaca serta keterbatasan sinyal, namun kita terus mengupayakan pencarian melalui jalur darat maupun perairan,” terang Kasi Humas Polres Malang Ipda Muhammad Adnan.

4. Tak sembarangan bisa masuk Pulau Sempu

Selama penelitian pun personel Resort Konservasi Wilayah 21 Pulau Sempu juga melakukan pendampingan kepada 20 mahasiswa tersebut, dalam rangka pemantauan kawasan, selama mahasiswa itu ada di Pulau Sempu sejak 20 Desember lalu.

"Ada 4 personel kami yang melakukan pendampingan kepada para mahasiswa tersebut," ujar Kepala Resort Konservasi Wilayah 21 Pulau Sempu BBKSDA Jawa Timur, Purwanto.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya