JAKARTA - Kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana bernomor polisi AD 7524 OG menewaskan 11 orang. Korban meninggal dunia, mayoritas perempuan dan ada seorang guru.
Adik sepupu almarhum dari salah satu korban guru bernama Suprayogi, Ita (43) mengaku tak menyangka sang Kakak sepupu telah tiada. Pasalnya almarhum baru saja mengabarkan telah membeli oleh-oleh untuk cucunya.
"Kita kan enggak punya pikiran dia bakal meninggal. Sekitar jam 5 sore dia cuma ngabarin sebentar lagi pulang, sudah beli oleh-oleh. Jepitan dan bando buat cucunya, cucunya cewek dua cowok satu jadi tiga," kata Ita kepada MNC Portal, Minggu (12/5/2024).
Dia mengatakan bahwa pihak keluarga mendengar Suprayogi menjadi korban kecelakaan bus pada pukul 19.00 WIB. Berita itu dengar setelah mengetahui kondisi istri Suprayogi yang selamat dari kecelakaan maut.
"Pas abis maghrib jam tujuhan kita dapat kabar pertama kali dari Subang sudah keluar berita sampai kabar terakhir. Kita tahu kondisi istrinya dulu selamat tapi dia dapat luka parah juga kepalanya bocor tangannya patah baru," kata dia.
Adapun almarhum Suprayogi diketahui meninggal di lokasi kejadian akibat tergencet di belakang mobil sopir.
"Kita baru tahu setelahnya dicek lagi ya ada kabar meninggal kegencet di belakang mobil sopir itu jadi korban," katanya.
"Ternyata kabar dari sana pun memang udah nggak ada salah satu korban yang kejepit di balik Pak sopir memang kakak saya. Di rumah sakit dinyatakan seperti itu," ujarnya.
(Angkasa Yudhistira)