Komisi II DPR Dorong Penguatan BPIP Transformasi Nilai-Nilai Ideologi

Arief Setyadi , Jurnalis
Rabu 12 Juni 2024 08:42 WIB
Kepala BPIP Yudian Wahyudi (Foto: Ist/Dok)
Share :

JAKARTA - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta pada Selasa, 11 Juni 2024. Rapat juga dihadiri Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan Kantor Staf Presiden.

Dalam rapat, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, memaparkan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan anggaran tahun 2023, rencana kerja pemerintah dalam struktur anggaran tahun 2024, dan pembahasan RAPBN tahun anggaran 2025. Menurutnya, realisasi anggaran BPIP 2023 mencapai 96,41% dari total pagu 2023.

Yudian mengungkapkan, capaian strategis BPIP pada 2023 mencakup Gerakan Aksi Pancasila dan Gotong Royong Melawan Stunting, sosialisasi Pancasila bersama DPR RI di 54 lokasi. Lalu, penganugerahan Ikon Prestasi Pancasila Tahun 2023, serta pengkajian dan penyelarasan peraturan perundang-undangan selaras dengan nilai-nilai Pancasila.

Kemudian, penyusunan dan peluncuran Buku Teks Utama Pancasila Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah Paud sampai dengan SMA, sertifikasi bagi pengajar/ penceramah pendidikan dan pelatihan PIP, pembinaan ideologi Pancasila melalui Pelatihan Eksekutif Nasional (PEN) kepada K/ L dan pemerintah daerah. Kerja sama BPIP-LAN-Menpan-ANRI, pembinaan ideologi Pancasila kepada generasi muda melalui program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2023.

"Dan, opini atas Laporan Keuangan BPIP oleh BPK (5 kali berturut-turut memperoleh opini WTP atas LK Tahun 2019 – 2023),” ujarnya dikutip dalam keterangannya.

Pada 2024, Yudian menjelaskan kegiatan strategis BPIP yang meliputi sosialisasi nilai-nilai Pancasila dengan melibatkan lembaga tinggi negara, anggota legislatif, kementerian/lembaga, dan perangkat daerah. BPIP juga akan terus memonitor dan mengevaluasi penggunaan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di berbagai daerah serta melakukan penyelarasan dan harmonisasi indikator nilai-nilai Pancasila terhadap rancangan peraturan peraturan.

“Kemudian, akreditasi lembaga diklat PIP, pelatihan Training of Trainer (ToT) Pembinaan Ideologi Pancasila, Sertifikasi kepada pendidik dan pelatih Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila, penyelenggaraan program Paskibraka secara menyeluruh, serta penetapan Purnapaskibraka Duta Pancasila. Selain itu, kami juga lakukan pengukuran aktualisasi nilai-nilai Pancasila, dan baru saja kami selenggarakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 di Blok Rokan, Dumai”, katanya.

Yudian mengungkapkan, bahwa anggaran BPIP mengalami penurunan dari 2023 hingga 2025, dengan penurunan sebesar 4,26% pada 2024 dan 12,52% pada 2025. BPIP, lanjut Yudian, akan masif menyosialisasikan Pancasila ke setiap lini kehidupan, termasuk generasi muda, melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram. BPIP menilai pentingnya Ideologi Pancasila harus masuk ke generasi milenial, Gen Z, dan alfa dengan menggandeng content creator, YouTuber, influencer, dan |Tiktoker.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai NasDem, Aminurokhman, mengakui perlunya penguatan kelembagaan BPIP melalui undang-undang. Ia menilai pentingnya tugas BPIP dalam mentransformasi nilai ideologi menjadi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Setiap rapat saya dengan BPIP selalu saya mendorong bahwa BPIP ini jangan hanya menjadi Badan yang hanya dibentuk oleh keputusan presiden pak, ke depan ini bagaimana Lembaga ini eksistensinya harus dikuatkan dengan undang-undang,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya