Ia mengingatkan bahwa pencak silat adalah bagian dari identitas bangsa yang seharusnya dijaga dan dilestarikan, bukan dipinggirkan atau dihancurkan oleh tindakan represif aparat.
Gus Nabil menegaskan bahwa Pagar Nusa tidak akan tinggal diam dalam memperjuangkan keadilan.
“Inilah saatnya kita bangkit, berdiri tegak, dan bersatu menjaga kehormatan pencak silat. Pagar Nusa akan terus melangkah dengan kepala tegak, memperjuangkan keadilan dan menjaga warisan bangsa ini dari kepunahan,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit menyampaikan bahwa telah membentuk tim khusus untuk mengevaluasi kinerja anggota, terutama terkait kepatuhan terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait insiden tersebut.
“Kami telah membentuk tim khusus yang akan mengevaluasi apabila ada anggota yang berbuat tidak sesuai dengan SOP maka akan di tindak tegas dan ditindaklanjuti dan hasilnya akan saya sampaikan bersama-sama ,” ucap Sigit dikonfirmasi Okezone terpisah.
Bahkan, Sigit langsung melakukan silahturahmi dan koordinasi dengan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukoharjo, H. Khomsun Nur Arif, di Perum Joho Baru, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, pada Pada Minggu, 15 September 2024.