Dalam penyidikannya, polisi menyebut karyawan sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, api yang tak kunjung padam membuat sejumlah karyawan akhirnya memilih mengevakuasi diri.
Susatyo menyebut kebakaran ini menelan korban jiwa sebanyak 22 orang yang merupakan karyawan Terra Drone. Puluhan korban meninggal dunia akibat menghirup gas beracun karbonmonoksida.
“Semua jenazah telah teridentifikasi,” ujar Susatyo.
Kebakaran Gedung Terra Drone
Kebakaran hebat di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, terjadi pada Selasa 9 Desember 2025 siang. Api pertama kali muncul di lantai satu gedung tersebut yang disebut berasal dari baterai.