Upaya pemadaman sempat dilakukan menggunakan APAR. Namun, api ternyata mengamuk hebat dan membakar cepat seluruh lantai yang menjadi ruang penyimpanan baterai.
Saat peristiwa itu terjadi, sejumlah karyawan terjebak di lantai 2–6 gedung. Api besar dan asap pekat menambah kesulitan ratusan personel kebakaran untuk memadamkan api.
Pada akhirnya, api baru bisa dijinakkan pada sore hari. Sebanyak 22 orang tercatat tewas, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Korban diduga meninggal akibat menghirup karbonmonoksida.
Atas peristiwa ini, polisi juga menetapkan Direktur Utama Terra Drone, Michael Wisnu Wardhana, sebagai tersangka.
(Arief Setyadi )