Usai dari posko pengungsian, Gibran meninjau dapur umum untuk memastikan penyediaan makanan bagi para pengungsi berjalan dengan baik. Rangkaian peninjauan dilanjutkan ke permukiman warga yang masih tergenang banjir. Dengan menggunakan perahu karet, Wapres melihat langsung kondisi rumah-rumah terdampak sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di lapangan.
Berdasarkan data sementara, banjir di Kabupaten Banjar berdampak pada sembilan kecamatan dan 121 desa. Sebanyak 23.133 rumah terdampak, dengan 13.732 rumah masih terendam. Jumlah warga terdampak mencapai 42.082 kepala keluarga atau 118.151 jiwa, termasuk ibu hamil, bayi, balita, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
(Awaludin)