“Di pesantren kami diajarkan al-adab fauqol ilmi, adab di atas ilmu. Apa yang ditunjukkan Mas Wapres itu nyata,” kata Gus Deni.
Gus Deni melanjutkan, saat di Aula Dome, Gibran menyampaikan kesannya kembali, termasuk saat melihat foto Presiden Prabowo menuliskan amanat Abah sesepuh. Ia menyebut pesan itu relevan dengan upaya negara saat ini untuk memperkuat peran pesantren, termasuk dalam pendidikan dan teknologi.
Setelah acara, Wapres melanjutkan agenda ziarah ke makam pendiri Pesantren Cipasung, Abah Kiai Ruhiyat, dilanjutkan shalat Ashar, lalu berpamitan ke rumah pimpinan pesantren Kiai Ubaidilah.
“Bagi keluarga besar Pesantren Cipasung, kunjungan ini bukan sekadar agenda kenegaraan. Dari tabarukan ke rumah sesepuh, dialog dengan santri, hingga payung hitam di bawah hujan, semuanya menjadi isyaroh bahwa kepemimpinan, teknologi, dan jabatan sejatinya harus berjalan seiring dengan adab, kesantunan, dan penghormatan kepada ulama,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )