Rajiv juga mengimbau agar semua pihak menahan diri dan mempercayakan penanganan peristiwa ini kepada aparat berwenang. Ia berharap proses penanganan perkara dapat berjalan secara objektif, transparan, dan mengedepankan semangat kebersamaan antaraparatur negara.
“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga keselamatan masyarakat dan menegakkan hukum dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa bermula saat sebuah truk TNI melaju dari arah Cisarua menuju lokasi bencana longsor. Saat melintasi jalan menurun yang curam, truk tersebut diduga mengalami kendala teknis hingga menabrak kedua korban yang tengah mengendarai sepeda motor.
Akibat benturan keras tersebut, kedua anggota polisi tewas seketika di lokasi kejadian. Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian keduanya yang gugur saat bertugas, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan khusus.
Kedua korban diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi. Aiptu Hendra Kurniawan naik pangkat menjadi Ipda Anumerta, sementara Aipda Muhammad Jerry Sonconery naik pangkat menjadi Aiptu Anumerta.
“Kapolri telah memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat satu tingkat bagi kedua almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas negara,” kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan.
Jenazah kedua personel tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di kampung halaman masing-masing pada Minggu pagi. Upacara pemakaman dilakukan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari Korps Bhayangkara.
(Awaludin)