“Pelanggaran sepihak tidak hanya memperburuk penderitaan warga sipil Gaza, tetapi juga merusak kepercayaan dan secara langsung menghambat upaya mewujudkan stabilitas dan penyelesaian politik yang berkelanjutan,” jelas dia.
Sebelumnya, setidaknya 37 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara jet tempur Israel yang menargetkan berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu dini hari. Ini merupakan pelanggaran gencatan senjata yang kesekian kalinya oleh militer Zionis setelah kesepakatan berlaku sejak Oktober lalu.
(Erha Aprili Ramadhoni)