Bagi Megawati, Islam tidak pernah memposisikan perempuan sebagi pihak yang harus disingkirkan. Justru, kata dia, perempuan mendapatkan terhormat dalam Islam.
"Perempuan hadir sebagai penjaga nilai, penopang moral dan keadilan, dan penggerak peradaban," tegasnya.
Dalam orasi ilmiah itu, Megawati juga menceritakan pengalaman panjangnya di politik mulai dari anggota DPR, Ketua Umum PDIP, wakil presiden hingga presiden. Megawati menekankan soal dirinya merupakan presiden perempuan pertama di Indonesia.