"Hingga saat ini, saya juga memimpin Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sebuah lembaga kenegaraan yang bertugas menguatkan dasar negara dan ideologi bangsa kami, yakni Pancasila,''ujarnya.
Sekaligus memimpin Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), tempat para ilmuwan terbaik kami melakukan riset dan inovasi nasional. Dua lembaga kenegaraan tersebut menjadi bagian dari pemerintahan Republik Indonesia,"lanjutnya.
Dari pengalaman tersebut, Megawati mengatakan ada satu pelajaran jelas yang diambilnya yaitu pemerintahan yang adil dan efektif tidak dapat dibangun dengan mengecualikan perempuan.
"Justru sebaliknya, kualitas pemerintahan sangat ditentukan oleh sejauh mana perempuan dilibatkan secara bermakna dalam pengambilan keputusan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )