Zulkarnain menambahkan, seluruh uang itu diserahkan Malaungi secara bertahap dalam tiga kali transaksi. la merincikan penyerahannya uang Rp1,4 miliar disamarkan dalam koper, sedangkan uang Rp450 juta dibungkus lewat paperbag dan Rp1 miliar memakai kardus bir.
"Uang sejumlah Rp1,8 miliar memang diberikan tunai yang kemudian disetor ke bank, selain itu uang Rp1 M ditransfer dengan menggunakan nomor rekening nama orang lain," paparnya.
Zulkarnain saat ini mengatakan pihaknya telah menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang diterima jaringan ini.
"Memang benar melibatkan PPATK untuk mengetahui aliran dana. Adapun BD (bandar) yang akan dilaporkan 'KE', 'AS' dan 'S," tutupnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)