Tentara akhirnya menemukan El Mencho yang terluka bersama dua pengawalnya. Pihak berwenang menerbangkannya ke fasilitas medis. Namun, El Mencho meninggal selama penerbangan.
Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada Reuters, gugus tugas intelijen yang dipimpin militer AS yang berfokus pada kartel narkoba telah mendukung operasi tersebut.
Pembunuhan ini menandai pukulan paling signifikan terhadap kejahatan terorganisir sejak otoritas Meksiko dan AS menangkap kembali Joaquin Guzman, yang dikenal sebagai “El Chapo”, hampir satu dekade lalu.
(Erha Aprili Ramadhoni)