“Dia tidak dapat menghindari Sistem Intelijen dan Pelacakan Canggih kami dan, bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang dapat dia, atau para pemimpin lain yang telah tewas bersamanya, lakukan,” tulis presiden AS tersebut, melansir Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).
“Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)