JAKARTA - Iran melancarkan serangan balasan ke Tel Aviv, Israel, Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan itu mengakibatkan puluhan bangun rusak.
Menurut laporan Haaretz, setidaknya 40 bangunan rusak dalam serangan Iran kemarin, mengutip Al Jazeera, Minggu (1/3/2026). Sementara lebih dari 200 warga telah dievakuasi dari rumah mereka ke tiga hotel di Tel Aviv.
Sementara sirene terus berbunyi di sebagian besar wilayah Tel Aviv dan sekitarnya, serta di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. Hal itu sebagaimana diumumkan Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel.
Sirene juga berbunyi di kota Haifa dan teluknya, serta Acre dan sekitarnya.
Serangan Iran juga merusak hotel Crowne Plaza di Manama, Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan, Serangan itu mengakibatkan kerusakan material. “Tetapi tidak ada korban jiwa,” katanya, melansir Al Jazeera.
Pada Sabtu, Bahrain mengatakan serangan rudal menargetkan markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS di kerajaan tersebut dan tiga bangunan rusak di Manama.
Di sisi lain, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengatakan, membalas dendam atas pembunuhan Khamenei dan pejabat senior Iran lainnya adalah “kewajiban dan hak yang sah” negara tersebut.
“Republik Islam Iran menganggap mencari keadilan dan membalas dendam kepada para pelaku dan mereka yang memerintahkan kejahatan bersejarah ini sebagai kewajiban dan hak yang sah, dan akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memenuhi tanggung jawab dan kewajiban besar ini,” kata Pezeshkian.
(Erha Aprili Ramadhoni)