Saat ini status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
“Masyarakat agar tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” kata Herman.
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Beberapa wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
PVMBG juga mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.
(Awaludin)