"Kami terus melakukan pemantauan dan pengendalian lalu lintas secara intensif di seluruh ruas tol Jasa Marga Group, terutama pada koridor utama keluar dan masuk wilayah Jabotabek. Tidak hanya kesiapan layanan operasional, Jasa Marga juga merespons dinamika mobilitas masyarakat melalui optimalisasi teknologi terintegrasi pada aplikasi Travoy," katanya.
Ia pun merinci distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju tiga arah. Rivan menyebut, sebanyak 167.575 kendaraan atau 47,5% menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 97.105 kendaraan atau 27,5% menuju arah Barat (Merak), dan 87.898 kendaraan atau 25,0% menuju arah Selatan (Puncak).
"Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan perjalanan, di antaranya memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, serta mengunduh aplikasi Travoy guna memperoleh informasi terkini seputar kondisi lalu lintas, lokasi rest area, tarif tol, hingga fitur CCTV real time di berbagai ruas tol Jasa Marga Group, serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol," pungkasnya.
(Awaludin)