Penyelidikan UNIFIL: Penjaga Perdamaian Indonesia Tewas Akibat Tembakan Tank Israel

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 08 April 2026 11:12 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Hasil penyelidikan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) menyimpulkan bahwa proyektil yang menewaskan seorang penjaga perdamaian PBB asal Indonesia di Lebanon bulan lalu ditembakkan oleh tank militer Israel.

Berdasarkan analisis lokasi benturan dan pecahan yang ditemukan di posisi tersebut, peluru yang menewaskan penjaga perdamaian adalah proyektil persenjataan utama tank 120 mm yang ditembakkan oleh tank Merkava Israel dari timur, ke arah Ett Taibe, demikian diumumkan UNIFIL dalam pernyataannya pada Selasa (8/4/2026).

UNIFIL mencatat bahwa mereka telah memberikan koordinat semua posisi dan fasilitasnya kepada militer Israel pada 6 Maret dan sekali lagi pada 22 Maret, beberapa minggu sebelum insiden tersebut, dalam upaya untuk mengurangi risiko terhadap personelnya.

Insiden yang terjadi pada malam 29 Maret menewaskan penjaga perdamaian asal Indonesia, Praka Farizal Romadhon. Sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr pada malam itu, menewaskan almarhum dan menyebabkan seorang penjaga perdamaian lainnya mengalami luka kritis.

Saat itu UNIFIL mengatakan asal-usul proyektil tersebut tidak diketahui dan meluncurkan penyelidikan.

Dalam pernyataan awalnya, UNIFIL menegaskan bahwa serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 yang mengakhiri Perang Lebanon 2006, serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya