Pramono menambahkan, sebanyak 109 tiang monorel yang pembongkarannya dimulai pada Januari 2026 kini telah rampung sepenuhnya. Saat proses pembongkaran dimulai, ia juga mengajak Bang Yos untuk menyaksikan langsung.
Menurutnya, alasan mengajak Bang Yos karena proyek monorel tersebut merupakan peninggalan pada masa kepemimpinannya. Ia meyakini Bang Yos memiliki banyak kontribusi, terutama di sektor infrastruktur dan transportasi. Namun, karena perubahan kebijakan dari pemerintah pusat, proyek monorel itu tidak dapat dilanjutkan.
“Ketika kita merapikan dan membongkar 109 tiang monorel tersebut, saya mengajak Bang Yos karena itu bagian dari sejarah pembangunan Jakarta,” pungkasnya.
(Awaludin)