MEDAN – Seorang pekerja toko handphone di Kota Medan, Sumatera Utara, nyaris kehilangan nyawa setelah diancam dengan senjata tajam oleh seorang wanita yang diduga kesal karena tertipu iklan ponsel murah di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko handphone di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan sempat membuat panik pengunjung yang berada di lokasi.
Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang wanita berhijab dengan membawa ransel mendatangi toko dan berbincang dengan pegawai. Ia awalnya menanyakan promo handphone yang disebut-sebut berasal dari akun yang mengatasnamakan “PStore” di platform TikTok.
Namun, pegawai toko menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengiklankan produk tersebut.
Diduga emosi karena merasa tertipu, pelaku kemudian nekat masuk ke area dalam etalase toko. Ia lalu mengeluarkan sebilah golok dari dalam tas ranselnya dan menodongkannya ke arah leher korban.
Situasi yang saat itu cukup ramai membuat sejumlah pengunjung langsung bereaksi. Mereka berupaya menenangkan sekaligus menggagalkan aksi pelaku.
Beruntung, aksi nekat tersebut berhasil dihentikan. Pelaku kemudian diamankan oleh pekerja toko dan warga yang berada di lokasi.
Salah satu saksi, Febry, yang merupakan juru parkir di sekitar lokasi, mengaku melihat kejadian tersebut sepulang membeli makanan.
“Saya baru pulang beli nasi, sudah lihat keributan. Ada pengancaman, lalu saya langsung lapor ke Polsek Medan Kota,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, mengatakan bahwa berdasarkan pengakuan pelaku, aksi tersebut dipicu rasa kesal setelah dirinya tertipu iklan handphone.
“Pelaku mengaku sudah mentransfer uang sebesar Rp10 juta untuk pembelian handphone dari iklan tersebut,” jelasnya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Medan Kota beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam aksi tersebut.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang pengancaman.
(Awaludin)