Sebelumnya, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menegaskan pelaku penyerangan terhadap warga sipil di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sebenarnya telah diketahui masyarakat setempat.
Namun, menurutnya, hingga saat ini belum ada pihak yang secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Pigai menyampaikan hal tersebut seusai menerima laporan dan menghimpun data dari berbagai sumber.
Pigai mengingatkan agar tidak ada pihak yang justru saling melempar opini tanpa dasar. Menurutnya, saat ini yang terpenting adalah keberanian pihak yang terlibat untuk mengakui perbuatannya yang telah mengakibatkan 15 orang meninggal dunia dan 7 lainnya terluka.
(Fahmi Firdaus )