Selayang Pandang Hari Buruh, Berawal dari Tragedi Berdarah di AS hingga Jadi Libur Nasional

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 01 Mei 2026 07:31 WIB
Hari Buruh/Okezone
Share :

JAKARTA – Setiap tanggal 1 Mei diperingati Hari Buruh atau di dunia internasional menyebutnya dengan May Day. Pada hari tersebut, ditetapkan menjadi hari libur dan perayaannya berlangsung di seluruh dunia yang identik dengan aksi demontrasi buruh menuntut kesejahteraan hidup.

Namun tahukan Anda, bahwa Hari Buruh memiliki sejarah cukup kelam, yang berkaitan dengan tragedi di Amerika Serikat pada tahun 1886 silam.

Dilansir dari npr, Hari Buruh lahir dari gerakan para pekerja di Amerika Serikat di tahun 1886 pada saat saat sistem kapitalis memperoleh pijakan di era industri Amerika, kondisi kelas pekerja semakin memburuk.

Para pekerja ini meminta jam kerja dikurangi menjadi 8 jam kala itu, yang sebelumnya 16 jam. Gerakan ini dipelopori oleh Knights of Labor, Federation of Organized Trades and Labor Unions, dan International Workingmen's Association. Beberapa wilayah di Amerika Serikat kala itu mulai melakukan aksi mogok kerja.

Puncaknya terjadi tanggal 3 Mei 1886 di Chicago, aksi demonstrasi yang mereka lakukan berujung bentrok dengan para petugas keamanan. Peristiwa ini dikenal dengan nama Tragedi Haymarket.

Tragedi tersebut menewaskan tujuh petugas keamanan dan empat demonstran. Aktivis yang disinyalir menyuarakan hak-hak pekerja juga mulai ditangkap dan dipenjara.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya