JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) video yang menarasikan mobil berpelat dinas TNI dengan bintang dua diduga melawan arah di kawasan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan.
Dalam video yang beredar, tampak mobil dinas TNI bintang dua tersebut berwarna hijau dengan pelat nomor 1-45. Dinarasikan mobil dinas tersebut ikut melawan arah, meski sudah diingatkan untuk mundur.
Selain mobil dinas tersebut, tampak beberapa mobil lainnya lawan arah. Tampak beberapa orang berusaha untuk menyuruh mobil tersebut mundur.
Sementara itu, Kadispenad TNI AD, Brigjen Donny Pramono, menyebutkan pihaknya masih mendalami hal tersebut. Informasi awal, kata dia, peristiwa itu terjadi saat kondisi jalan sedang padat dan cuaca hujan.
“Kendaraan dinas yang terekam dalam video berada dalam posisi terjebak di tengah kemacetan dan ruang gerak yang terbatas, baik untuk maju maupun mundur,” kata Donny dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Ia mengatakan saat itu terdapat upaya untuk mengurai kemacetan. Kendaraan tersebut hendak menyesuaikan posisi agar arus lalu lintas bisa kembali bergerak.
“Namun, potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian situasi, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah kendaraan dinas tersebut menjadi penyebab utama kemacetan, padahal faktanya bukan demikian,” ujarnya.