Selain itu, dia menerangkan, dalam proses perekaman, terdapat upaya provokasi terhadap pengendara mobil dinas. Namun, anggota tetap menahan diri dan tidak terpancing, melainkan fokus berupaya mencari solusi agar dapat kembali ke jalur dengan aman.
“Pada prinsipnya, TNI AD terus menekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu tertib berlalu lintas dan menjadi contoh di masyarakat. Sehingga, apabila dalam pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk melihat peristiwa secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar, terlebih jika disertai narasi yang provokatif,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)