JAKARTA - Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, menyampaikan salam untuk Menteri Sosial, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Hal itu disampaikan Gus Yaqut saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK usai menjalani proses perpanjangan masa penahanan, Jumat (8/5/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Gus Yaqut tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.41 WIB. Tak sampai satu jam berada di kantor lembaga antirasuah tersebut, ia terlihat keluar dari gedung.
"Assalamualaikum, saya minta jalan," kata Gus Yaqut kepada wartawan.
"Salam buat Gus Ipul ya," ujarnya.
Diketahui, keduanya sama-sama berada di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat pagi. Namun, status keduanya berbeda. Gus Yaqut hadir sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, sedangkan Gus Ipul datang untuk berkonsultasi terkait pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial.
"Saya memang meminta waktu untuk bisa melakukan silaturahmi, konsultasi, minta nasihat, dan sekaligus menyampaikan perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos," kata Gus Ipul.
Ia menegaskan, pihaknya ingin memastikan program strategis pemerintah, khususnya Sekolah Rakyat, berjalan tanpa praktik korupsi.
"Sekaligus kami minta nasihat, masukan, kritik, dan saran karena kebetulan kami sedang memulai pelaksanaan pengadaan tahun 2026. Kami ingin program strategis Bapak Presiden, khususnya Sekolah Rakyat, tidak dikotori oleh praktik korupsi," sambungnya.
(Awaludin)