JAKARTA - Gunung Dukono, Maluku Utara, erupsi pada Jumat (15/5/2026) pukul 18.28 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu teramati sekitar 2.700 meter di atas puncak (sekitar 3.787 m di atas permukaan laut).
PVMBG mengungkapkan, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 41 detik.
“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,” demikian pernyataan PVMBG dalam keterangan tertulisnya.
PVMBG melaporkan, saat ini Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Sementara itu, PVMBG melaporkan mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap.
“Maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)