Soroti Kasus Chromebook, Pakar Pendidikan: Saya Tidak Merasa Heran

Arief Setyadi , Jurnalis
Kamis 21 Mei 2026 20:31 WIB
Nadiem Makarim (Foto: Nur Khabibi/Okezone)
Share :

Darmaningtyas juga menyinggung sejumlah kebijakan lain, mulai dari pembubaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang dianggap bertentangan dengan undang-undang, penerapan skema Guru Penggerak yang dinilai diskriminatif, penghentian pembayaran tunjangan kinerja dosen yang sempat menjadi sorotan Ombudsman, hingga konsep Kampus Merdeka yang disebut mendorong komersialisasi pendidikan tinggi.

"Nadiem membangun citra dirinya seolah bersih dan ideal melalui media sosial. Padahal, yang ditinggalkan justru sistem pendidikan yang mengalami banyak kerusakan. Pendidikan karakter ala Ki Hadjar Dewantara bergeser menjadi orientasi penyedia tenaga kerja pasar global berbasis aplikasi," katanya.

Tokoh pendidikan yang telah berkecimpung selama puluhan tahun itu juga meminta Kejagung konsisten mengusut perkara tanpa terpengaruh tekanan opini publik maupun kepentingan kelompok elite tertentu. Ketegasan aparat penegak hukum penting untuk menjaga masa depan pendidikan nasional sekaligus melindungi moralitas dan kualitas literasi generasi mendatang.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya