Lebih lanjut dia menambahkan, api pertama kali dilihat oleh pegawai pabrik yang saat itu sedang berada di dalam gudang.
“Para pegawai sempat berupaya memadamkan api menggunakan Apar, namun kobaran api terus membesar, sehingga membutuhkan bantuan petugas pemadam kebakaran,”pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )