JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian gempa di Laut Banda, Maluku Barat Daya, Maluku, dengan kekuatan M5,2 pada Senin 25 Mei 2026.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,59° LS ; 128,67° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 115 Km arah Timur Laut, Maluku Barat Daya, Maluku pada kedalaman 120 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi batuan dalam lempeng Laut Banda.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," ungkap Wijayanto.