Polisi Ungkap Motif Eks Istri Bunuh WN Korsel di Bekasi

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2026 18:30 WIB
Kasus pembunuhan (foto: freepik)
Share :

JAKARTA - Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan warga negara (WN) Korea Selatan berinisial BS (66), yang ditemukan tewas di kediamannya di Bekasi. Kasus tersebut diduga direncanakan oleh mantan istri korban berinisial SJ yang menyewa seorang pembunuh bayaran berinisial HW.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengatakan, SJ mengaku nekat menyuruh HW menghabisi nyawa mantan suaminya karena dilatarbelakangi rasa dendam dan keinginan untuk menguasai harta korban.

"Saudari SJ menyuruh melakukan pembunuhan karena menurut pengakuannya, selama ini mengalami tekanan batin, menyimpan rasa dendam, dan sakit hati terhadap korban karena korban dianggap sering melakukan kekerasan, serta ingin menguasai harta milik korban," kata Sumarni, Selasa (2/6/2026).

"Saudara HW melakukan pembunuhan karena kondisi ekonomi, keluarganya yang terpuruk dan membutuhkan uang, sehingga menerima tawaran untuk melakukan pembunuhan terhadap korban," ujar Sumarni.

 

Dalam perkara ini, SJ disebut berperan sebagai pihak yang merencanakan, menginisiasi ide, serta menyuruh pelaksanaan pembunuhan terhadap korban.

"Saudari SJ perannya merencanakan, menginisiasi ide, dan menyuruh melakukan pembunuhan. Saudara HW perannya sebagai eksekutor dalam pembunuhan ini," katanya.

Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Rabu (27/5/2026). Korban pertama kali ditemukan oleh putrinya sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kronologinya, kemarin sore jam 15.00 WIB, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal,” kata Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti, kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).

Menurut Wuryanti, saat ditemukan korban berada seorang diri di rumah dan dalam kondisi bersimbah darah.

“Betul, sendiri di rumah. Betul (kondisi bersimbah darah),” ujarnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya