"Keterlibatan warga dalam aktivitas budaya menjadi cara efektif untuk mengenalkan kembali warisan budaya yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan era digital," ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, atraksi budaya dan permainan tradisional yang ditampilkan dalam HBKB melibatkan sanggar seni maupun komunitas budaya.
Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal ragam budaya lokal yang menjadi identitas Jakarta.
"Dengan memanfaatkan momentum HBKB, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan, tetapi juga melalui interaksi langsung yang mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai kearifan lokal," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )