JAKARTA - Aksi perampokan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, mengakibatkan seorang korban mengalami luka berat. Pria berinisial M itu menderita tujuh luka tusuk, pada Selasa 16 Juni 2026 siang.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, terutama pada area leher dan punggung.
"Di leher, punggung. Tujuh luka tusukan. Selain luka tusuk, ada juga luka akibat pukulan," kata Roby kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).
"Kalau kesaksian awal dari saksi itu dua orang. Tapi, kami masih mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lainnya," tuturnya.
Korban diketahui bekerja di bidang teknologi informasi (IT). Saat kejadian, korban disebut sedang berada di rumah rekannya, bukan di kediamannya sendiri.
"Itu rumah saksi, bukan rumah korban," ujar Roby.
Dari keterangan sementara, korban ditemukan dalam kondisi nyaris tak sadarkan diri sehingga belum dapat dimintai keterangan secara langsung. Polisi saat ini masih mengandalkan keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian.
"Ketika kami menemukan korban, kondisinya sudah hampir hilang kesadaran sehingga tidak bisa memberikan keterangan," ungkapnya.
Roby menambahkan, kondisi korban sempat kritis setelah kejadian. Namun, saat ini kondisi korban mulai membaik.
"Iya, kemarin kritis. Tapi, hari ini kondisinya sudah mulai membaik," katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa barang yang dilaporkan hilang merupakan milik saksi, bukan milik korban.
"Informasinya, barang milik saksi yang hilang, yakni beberapa emas, bukan milik korban," pungkasnya.
(Awaludin)