Prabowo dan Modi Resmikan Proyek Konservasi Candi Prambanan Hari Ini

Binti Mufarida, Jurnalis
Rabu 08 Juli 2026 07:23 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi (foto: Biro Pers Kepresidenan)
Share :

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi, dijadwalkan meresmikan proyek konservasi dan restorasi Candi Prambanan di Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Peresmian tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan kerja sama budaya antara Indonesia dan India.

Prabowo menyampaikan bahwa kedua negara menyambut baik pelaksanaan restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO.

"Dalam kaitan tersebut, kami menyambut baik restorasi dan konservasi kompleks Candi Prambanan yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO," kata Prabowo.

"Kami juga menyambut baik penetapan tahun 2026–2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara bagi diplomasi budaya dan pendidikan Indonesia-India," ujarnya.

 

Sementara itu, Narendra Modi memastikan akan mendampingi Presiden Prabowo dalam peresmian proyek konservasi tersebut saat berkunjung ke Prambanan.

"Besok, bersama Presiden Prabowo, saya mendapat kehormatan untuk meluncurkan proyek konservasi Candi Prambanan di Yogyakarta," kata Modi.

Modi menilai Candi Prambanan yang telah berdiri lebih dari seribu tahun merupakan simbol warisan budaya bersama Indonesia dan India.

"Candi Prambanan yang berusia lebih dari 1.000 tahun merupakan simbol warisan budaya bersama India dan Indonesia," ujarnya.

Selain proyek konservasi Prambanan, Modi mengatakan kedua negara juga akan memperingati 100 tahun kunjungan sastrawan India Rabindranath Tagore ke Indonesia. Momentum tersebut akan dipadukan dengan penghormatan kepada Ki Hadjar Dewantara melalui penetapan Tahun Tagore-Dewantara.

"India dan Indonesia akan memperingati satu abad kunjungan bersejarah Gurudev Rabindranath Tagore ke Indonesia. Karena itu, kedua negara akan merayakan tahun tersebut sebagai 'Tahun Tagore dan Dewantara' dalam diplomasi budaya dan pendidikan," kata Modi.

 

Secara terpisah, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan rencana keterlibatan India dalam konservasi Candi Prambanan telah disampaikan Narendra Modi sekitar satu setengah tahun lalu. Menurutnya, kunjungan Modi ke Prambanan merupakan tindak lanjut dari komitmen tersebut.

Fadli menjelaskan dukungan India akan difokuskan pada revitalisasi kompleks Candi Perwara, yakni ratusan candi pendamping yang mengelilingi tiga candi utama Prambanan.

"Sekitar seperempat kompleks Candi Prambanan merupakan Candi Perwara yang belum direvitalisasi. Dari lebih dari 200 candi perwara, baru enam yang direvitalisasi, sementara tiga candi utamanya telah selesai," kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan.

Pemerintah, lanjut Fadli, menyambut positif ketertarikan India untuk berpartisipasi dalam upaya konservasi Prambanan mengingat pengalaman negara tersebut dalam pelestarian candi-candi Hindu.

Meski demikian, hingga kini belum ada nilai investasi maupun besaran anggaran yang disepakati. Kedua negara masih melakukan kajian teknis untuk menentukan kebutuhan revitalisasi.

Menurut Fadli, kajian tersebut mencakup kebutuhan batu, ukiran, dan material asli yang diperlukan, mengingat usia Candi Prambanan telah melampaui seribu tahun sejak dibangun pada abad ke-9.

"Kita belum tahu angka-angkanya, masih terus dikaji, terutama terkait ketersediaan batu dan ukiran yang ada. Dengan keahlian mereka dalam konservasi candi Hindu, saya kira hal ini akan membantu mempercepat proses revitalisasi," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya