Selain menjatuhkan sanksi, petugas juga memberikan edukasi kepada pelaku mengenai kewajiban membuang dan mengelola sampah secara bertanggung jawab. Pengelola tempat usaha di sekitar lokasi turut diingatkan agar memastikan sampah dari aktivitas usahanya tidak dibuang sembarangan.
Menurut Ian, viralnya video tersebut menjadi bukti meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
"Viralnya video tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungannya. Kepedulian ini perlu terus dijaga karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengawasi seluruh wilayah Jakarta," ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat tidak hanya aktif melaporkan pelanggaran, tetapi juga membiasakan pengelolaan sampah secara bertanggung jawab.
"Pemilahan sampah dari sumber akan memudahkan proses pengolahan sekaligus mengurangi jumlah residu yang dikirim ke TPST Bantargebang. Dengan kedisiplinan dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta pelaku usaha, Jakarta dapat menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman," pungkasnya.
(Awaludin)