Wagub Rano: Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi Tanpa Rasa Takut

Jonathan Simanjuntak, Jurnalis
Sabtu 18 Juli 2026 20:10 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (foto: Okezone)
Share :

Menanggapi paparan Guru Besar Studi Asia University of Melbourne, Profesor Vedi R. Hadiz, mengenai dinamika pembangunan dan tantangan reformasi, Rano mengajak masyarakat tetap optimistis menghadapi berbagai persoalan.

Ia kemudian mengutip filosofi masyarakat Betawi yang menekankan pentingnya mencari solusi dalam setiap keadaan.

"Orang Betawi memiliki ungkapan, 'Kalau jalan buntu jangan berhenti, cari gang, cari lorong'. Jakarta adalah kota seribu gang. Melalui ruang-ruang kecil yang humanis, warga berinteraksi dan berdiskusi. Dari sanalah solusi-solusi pragmatis untuk memajukan kota kerap lahir," ujarnya.

Kuliah umum tersebut dihadiri Anggota DPR RI sekaligus sejarawan Bonnie Triyana, perwakilan berbagai organisasi, serta ratusan mahasiswa dari berbagai daerah. Diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat tema demokrasi, pembangunan, dan masa depan reformasi di Indonesia.

Usai mengikuti kuliah umum, Rano meninjau Pameran Seni Kolaboratif bertajuk EVANESCENCE di Galeri Cipta 1, Taman Ismail Marzuki. Kunjungan itu menjadi bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap perkembangan seni rupa kontemporer sekaligus memperkuat fungsi TIM sebagai ruang kreativitas, ekspresi, dan interaksi budaya yang terbuka bagi masyarakat.
 

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya