Gegara Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam, KRL Bogor-Jakarta Terganggu

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 23 Juli 2026 09:14 WIB
KRL Commuterline gangguan (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Perjalanan KRL Bogor–Jakarta Kota mengalami gangguan pada Kamis (23/7/2026), akibat dugaan vandalisme terhadap perangkat persinyalan di antara Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Citayam.

Akibat gangguan tersebut, operasional kereta di lintas tersebut sempat diatur dengan sistem pergantian keluar masuk stasiun sehingga menyebabkan keterlambatan perjalanan.

KAI Commuter melalui akun resmi X menyampaikan bahwa gangguan dipicu oleh indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan.

"Terdapat indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara Stasiun Bojong Gede-Citayam. Saat ini perjalanan Commuter Line mengalami pergantian keluar masuk di stasiun," tulis KAI Commuter, Kamis (23/7/2026).

"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan," lanjut pengumuman tersebut.

 

KAI Commuter juga kembali mengumumkan bahwa penanganan terhadap gangguan pada perangkat persinyalan telah selesai dilakukan.

Meski demikian, perjalanan kereta belum langsung kembali normal karena petugas masih melakukan penguraian kepadatan perjalanan yang sempat terjadi akibat gangguan tersebut.

"Informasi lanjut indikasi vandalisme pada perangkat persinyalan di antara Stasiun Bojong Gede-Citayam telah selesai penanganan. Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan sehubungan saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas," tulis KAI Commuter.

KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna atas keterlambatan perjalanan dan mengapresiasi kesabaran serta kerja sama para penumpang selama proses penanganan berlangsung.

"Terima kasih atas kesabaran dan kerja sama Rekan Commuters selama proses penanganan berlangsung," demikian pernyataan KAI Commuter.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya