Iran Lancarkan Serangan Mendadak ke Pangkalan AS di Yordania, CENTCOM: Semua Rudal Dicegat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 29 Juli 2026 18:21 WIB
Ilustrasi.
Share :

AMMAN - Iran tampaknya meluncurkan rudal ke arah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania, menurut laporan media lokal dan Iran. Laporan tersebut menyebutkan pada Rabu (29/7/2026) pagi bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan ke arah instalasi AS di negara itu, dengan sistem pertahanan udara berusaha mencegat proyektil yang datang.

Departemen Perang AS menyebut serangan itu sebagai “serangan mendadak” tanpa menyebutkan fasilitas yang menjadi sasaran. Dalam pernyataannya, Komando Pusat AS (CENTCOM) hanya mengatakan bahwa rudal-rudal tersebut ditujukan kepada pasukan Amerika yang "berbasis" di wilayah tersebut.

"Pasukan Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang berbasis di Timur Tengah," demikian pernyataan CENTCOM, sebagaimana dilansir RT. "Semua rudal Iran berhasil dicegat. Pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi."

Dalam Keadaan Siaga Tinggi

Kedua pihak telah menahan serangan selama akhir pekan, setelah hampir dua minggu serangan malam hari oleh AS terhadap Iran, dan serangan rudal dan drone berulang kali oleh Teheran yang menargetkan sekutu Washington di sekitar Teluk.

Kenaikan intensitas pertempuran pada pertengahan Juli terjadi setelah beberapa kapal dihantam di Selat Hormuz.

Harga minyak anjlok setelah jeda pertempuran akhir pekan dan ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan ada "peluang bagus" untuk kemajuan dalam negosiasi untuk mengakhiri perang.

Ketegangan antara AS dan Iran telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dengan Washington melakukan serangan terhadap Iran dan Teheran menanggapi dengan menargetkan apa yang mereka sebut sebagai fasilitas dan peralatan militer AS di negara-negara di seluruh wilayah tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya