Kebakaran Hutan Besar Landa Washington, Paksa Ribuan Warga Dievakuasi, Keadaan Darurat Diumumkan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 03 Agustus 2026 01:05 WIB
Orang-orang menyaksikan kepulan asap besar yang membubung dari kebakaran hutan di Spokane, AS, 1 Agustus 2026. (Foto: Reuters)
Share :

WASHINGTON - Ribuan warga diperintahkan untuk mengungsi dari rumah mereka di negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS), di wilayah Pasifik Barat Laut, setelah kebakaran hutan menyebar dengan cepat akibat kondisi cuaca ekstrem pada Sabtu (1/8/2026). Kebakaran Old Trails telah membakar hampir 3.000 hektare (1.214 hektare) dan mengancam sekitar 4.000 bangunan, kata Kepala Kehutanan Negara Bagian, George Geissler.

Para pejabat mengatakan bahwa luas kerusakan sepenuhnya masih belum jelas, tetapi kebakaran tersebut telah memengaruhi beberapa bangunan.

Perintah evakuasi tingkat tertinggi Level 3 dikeluarkan untuk beberapa daerah di Spokane County, dengan petugas darurat mendesak warga untuk "segera meninggalkan tempat tinggal mereka karena kondisi yang mengancam jiwa."

Tempat penampungan evakuasi dibuka di sebuah perguruan tinggi komunitas setempat.

Kerusakan yang Meluas

Gubernur Bob Ferguson mengumumkan keadaan darurat dan larangan pembakaran di seluruh negara bagian setelah Badan Layanan Cuaca Nasional mengeluarkan Peringatan Bendera Merah Situasi Sangat Berbahaya pertama kalinya untuk wilayah Washington Tengah dan Timur.

Gubernur mengatakan Spokane "dengan cepat bergerak menuju situasi krisis."

"Hati kami bersama warga Washington yang kehilangan rumah mereka dan dievakuasi," kata Ferguson seperti dikutip CNN.

Mayor Jenderal Garda Nasional Washington, Gent Welsh, memperingatkan bahwa masyarakat dapat menghadapi kerusakan yang luas.

"Saat matahari terbenam, dan matahari terbit di pagi hari, saya pikir kita akan terkejut melihat beberapa pemandangan yang muncul dari sana," katanya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya