Dalam kesempatan itu, Tito juga menyerahkan 2 genset dan 10 velbed ke Posko Relawan Bencana Ronting di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi NTT serta 3 genset dan 15 velbed ke Posko Damer untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Namun tidak hanya itu, Tito memberikan tali asih Rp15 juta per jiwa yang meninggal kepada perwakilan keluarganya serta Rp200 juta kepada dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.
Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA menambahkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk hadirnya negara dalam setiap kejadian bencana. "Percayalah, negara hadir," tegas Safrizal.
Pemerintah tidak hanya hadir dalam proses penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan koordinasi penanganan bencana hingga tahap pemulihan dapat berjalan efektif di tingkat daerah.
Safrizal menambahkan, koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap kondisi masyarakat terdampak.
Dengan sinergi tersebut, kebutuhan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan disesuaikan dengan langkah penanganan yang diperlukan.
"Pemerintah senantiasa berada di tengah masyarakat untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan kehidupan warga kembali pulih," tutup Safrizal.
(Fahmi Firdaus )