Mahasiswa juga meminta pemerintah menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), mengembalikan otonomi daerah, menetapkan status bencana nasional bagi wilayah Sumatra dan Flores yang terdampak bencana, serta mempercepat proses pemulihan daerah terdampak.
Pada tuntutan terakhir, BEM UI menyoroti isu ruang sipil dengan mendesak penghentian represivitas dan intervensi TNI-Polri serta pembubaran Yonif Teritorial Pembangunan (TP). Dalam dokumen yang menjadi dasar aksi tersebut, BEM UI menilai berbagai kebijakan pemerintah saat ini menunjukkan gejala kemunduran demokrasi dan meningkatnya dominasi elite dalam pengambilan kebijakan publik.
"Kini, penjajahan kembali terjadi, tetapi penjajahan ini datang tidak dari luar, melainkan dari dalam dan dilakukan oleh Pemerintah itu sendiri," tulis BEM UI.
Diketahui, aksi #MerebutKemerdekaan digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dipusatkan di Bundaran HI, yang merupakan salah satu lokasi strategis di Ibu Kota.
(Arief Setyadi )