Wijayanto menyebut gempa M5,7 tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.
"Hingga tanggal 20 Agustus 2026, pukul 08.00.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 3489 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2," tuturnya.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Masyarakat diminta memastikan informasi terkait gempa bumi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )