Minta Masyarakat Tak Panik, BMKG: Gempa Dahsyat di NTT Perlu Puluhan Tahun Terulang

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 20 Agustus 2026 13:22 WIB
Evakuasi korban gempa NTT.
Share :

“Masyarakat tidak perlu khawatir tentang itu, mohon tetap tenang bahwa kita terus memantau kondisinya, insyaallah dalam 3 sampai 4 minggu ke depan itu peluruhan akan terjadi,” ujarnya.

Menurut Faisal, BMKG juga telah menempatkan personel di wilayah terdampak untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada masyarakat. Di Pulau Flores terdapat empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG yang berada di Labuan Bajo, Ruteng, Maumere, dan Larantuka, serta dua pos di Ende dan Bajawa.

“Ketika terjadi gempa, tim BMKG sudah ada di lokasi dan kita membersamai masyarakat, Forkopimda, segenap tim SAR, TNI-Polri untuk benar-benar memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto memastikan gempa susulan yang terjadi saat ini memiliki magnitudo lebih kecil dibandingkan gempa utama M7,7.

“Bisa kita pastikan untuk gempa susulan itu kan lebih kecil ya sekarang. Tidak ada gempa susulan yang lebih besar dari gempa utamanya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, gempa M7,7 tersebut sudah mendekati magnitudo maksimum yang dapat terjadi pada kerak dangkal di wilayah tersebut. Potensi maksimum magnitudo pada kerak dangkal di kawasan itu diperkirakan sekitar M7,8.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya