“Jadi seterusnya adalah gempa susulan yang akan menuju ke kestabilan lempeng itu sendiri,” katanya.
BMKG juga memastikan terus memantau potensi tsunami. Wijayanto mengatakan sistem peringatan dini tsunami Indonesia mampu memberikan peringatan kurang dari tiga menit setelah gempa terdeteksi dan memenuhi parameter yang berpotensi menimbulkan tsunami.
“Kita pastikan bahwa dalam waktu dekat tidak akan ada gempa susulan yang bisa mengakibatkan terjadinya tsunami,” pungkasnya.
(Rahman Asmardika)